Sainsnya

Peralihan metabolik

Bagaimana tubuhmu beralih dari membakar gula ke membakar lemak, kapan itu terjadi, dan apa yang mempercepatnya

Menengah5 mnt5 sumber

Tubuhmu berjalan dengan dua bahan bakar utama: glukosa, sejenis gula, dan lemak. Setelah makan, tubuh terutama membakar glukosa; selama puasa, tubuh perlahan beralih ke lemak dan keton, bahan bakar yang dibuat hati dari lemak. Para peneliti menyebut peralihan ini sebagai peralihan metabolik, dan inilah hal utama yang membuat puasa berbeda dari sekadar makan lebih sedikit 1.

Dua tangki bahan bakar

Bayangkan tubuhmu punya dua tangki bahan bakar. Yang pertama kecil dan cepat: glukosa dalam darah dan glikogen, bentuk penyimpanan glukosa di hati dan otot. Yang kedua besar dan lambat: lemak di sel lemakmu, yang menyimpan energi jauh lebih banyak. Tangki glikogen di hati itu kecil: dalam sekitar satu setengah hari pertama puasa, tangki ini hanya menyumbang sebagian kecil glukosamu 2.

Peralihan, langkah demi langkah

Sebagian besar pola puasa harian, seperti 16:8, berada tepat di awal peralihan. Itulah salah satu alasan para peneliti tertarik: pola ini mengulang transisi tersebut setiap hari, tanpa beban puasa panjang 1,4.

Fleksibilitas metabolik

Tubuh yang sehat beralih dengan mulus antara glukosa dan lemak saat kondisi berubah. Para ilmuwan menyebutnya fleksibilitas metabolik. Orang dengan obesitas atau diabetes tipe 2 cenderung kurang fleksibel, dan para peneliti sedang mempelajari bagaimana olahraga dan perubahan pola makan bisa memulihkannya 5.

Cara mencapai peralihan lebih cepat

Peralihan datang saat glikogen di hatimu menipis, jadi apa pun yang mengosongkannya lebih cepat akan memajukannya, dan apa pun yang mengisinya akan menundanya 1.

Sumber

  1. Anton SD, Moehl K, Donahoo WT, et al. Flipping the Metabolic Switch: Understanding and Applying the Health Benefits of Fasting. Obesity (Silver Spring). 2018;26(2):254-268. doi.org/10.1002/oby.22065
  2. Rothman DL, Magnusson I, Katz LD, et al. Quantitation of hepatic glycogenolysis and gluconeogenesis in fasting humans with 13C NMR. Science. 1991;254(5031):573-6. doi.org/10.1126/science.1948033
  3. Owen OE, Morgan AP, Kemp HG, et al. Brain metabolism during fasting. J Clin Invest. 1967;46(10):1589-95. doi.org/10.1172/JCI105650
  4. Mattson MP, Moehl K, Ghena N, et al. Intermittent metabolic switching, neuroplasticity and brain health. Nat Rev Neurosci. 2018;19(2):63-80. doi.org/10.1038/nrn.2017.156
  5. Goodpaster BH, Sparks LM. Metabolic Flexibility in Health and Disease. Cell Metab. 2017;25(5):1027-1036. doi.org/10.1016/j.cmet.2017.04.015

Sedikit tentang kesehatan

Fasting Tracker dirancang untuk kebugaran umum dan bukan alat medis. Puasa tidak cocok untuk semua orang: bicarakan dulu dengan doktermu jika kamu sedang hamil, menderita diabetes, punya riwayat gangguan makan, atau minum obat, dan juga sebelum puasa panjang apa pun.